Gambar: http://wartakesehatan.com/
Jika kalian bertanya pada
penulis,”apa penyebab kematian yang paling mengerikan di dunia?”
Maka penulis tidak akan menjawab meninggal
karena DBD, kanker, stroke, atau akibat serangan jantung mendadak sekalipun. Penulis
juga tidak akan menjawab jatuh dari jurang atau tertabrak mobil. Akan tetapi,
jawaban penulis adalah “Tersedak”. Iya, tersedak atau istilah lainnya “keselek”.
Sesuatu kondisi yang amat sangat tidak kita perhitungkan dapat terjadi. Kadang tidak
terbayangkan dan teramat sering diremehkan.
Kenapa penulis berpendapat
seperti itu? Begini, jika penyakit menjadi suatu penyebab kematian, maka di
zaman yang sudah berkembang ini, kita dapat googling untuk tahu bagaimana cara
menghindari penyakit tersebut. Sudah banyak tips-tips yang beredar di dunia
maya mengenai bagaimana cara agar terhindar dari penyakit Demam Berdarah Dengue
atau DBD. Begitu juga dengan informasi mengenai pola makan yang dapat
menghindari penyakit jantung koroner. Tinggal bagaimana niat dari kita saja
untuk mau menjalankan semua tips-tips tersebut.
Kemudian, bicara soal kematian
akibat kecelakaan. Semua itu juga kembali pada niat kita untuk mau menaati
peraturan, baik tata tertib lalu lintas, maupun aturan keselamatan dan kesehatan
kerja (K3). Intinya, jangan terlalu mudah menggampangkan sesuatu, seperti:
“Ah, cuma ke minimarket sebentar,
paling cuma 10 menit. Ngapain pake helm? Lawan arus dikit juga nyampe”. Tolong,
jangan.
Atau juga perkataan seperti ini,”Ah,
saya mah udah biasa kalau kerja di konstruksi kayak gini (gak pake helm
keselamatan)”. Ini juga tolong, jangan.
Kalau kita pikir lebih jauh lagi,
kenapa sih ada orang yang membuat tips-tips mencegah penyakit dan aturan
terkait kecelakaan seperti itu? Karena kita, manusia sadar bahwa penyakit dan
kecelakaan adalah penyebab umum kematian. Jadi, untuk terhindar dari kematian,
maka kita sadar bahwa jangan sampai sakit atau terkena kecelakaan. Namun,
tersedak? Itu adalah penyebab kematian yang tidak umum, tidak ada yang
memperhitungkannya.










